Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ben de Groot

Dunia Kata

December 4, 2007

Warung Sekolah

Filed under: Selayang Pandang

cireng

Di setiap sekolah, mulai dari TK, SD, SMP, sampai perguruan tinggi pasti terdapat warung makanan. Hampir tak mungkin sekolah tanpa warung karena warung merupakan sarana pendukung kegiatan belajar, menurutku. Dapat kita bayangkan bagaimana jadinya bila tidak ada warung. Mungkin saat istirahat kita hanya mengobrol atau mengerjakan tugas sekolah, sungguh boring.
Dengan tersedianya warung sekolah, kita para siswa dapat mengenal berbagai macam makanan, dan juga berlatih mengatur uang saku.
Setiap warung pasti berharap akan banyak pembelinya. Untuk menarik minat para pembeli, para pedagang di sekolah sepertinya berlomba dan berkreasi dalam menjajakan dagangannya, agar makanan yang mereka jual berbeda dari yang lain.
Contohnya warung-warung yang terdapat di lingkungan SMP 4 Cimahi. Di sana terdapat enam buah warung dengan berbagai jenis makanan. Dimulai dari warung Pak Mamat. Menu andalan warung ini adalah basreng (baso goreng) dan batagor yang tidak tersedia di warung lain. Kedua, warung Pak Dadan yang saat ini sedang digandrungi anak-anak. Menu andalannya adalah kentang goreng. Yang berikutnya warung Pak Ahmad. Warung ini terkenal dengan makroni dan minumannya yang komplit. Sedangkan warung Pak Dede menyediakan siomay dan tahunya yang enak. Terakhir warung Pak Ajat. Pak Ajat baru-baru ini menjual burger dan balckforest yang harganya relatif murah.
Saya perhatikan, hampir semua warung mendapat pengunjung yang rata. Anak-anak menyebar, tidak berkerumun di salah satunya. Setiap bel istirahat berbunyi, semua warung penuh. Makanya kesannya pemilik warung jadi bersaing, baik dalam menciptakan menu baru maupun dalam menekan harga jual. Tapi dengan adanya persaingan itu justru menguntungkan kami para siswa. kami jadi tidak jajan makanan yang itu-itu saja. tidak bosan. Dan kami akan terus mencari dan berburu, warung mana yang menyediakan makanan yang lebih aneh dan yang sesuai dengan isi saku kami.***

October 21, 2007

Baca Komik itu Asyik!

Filed under: Selayang Pandang

sailormoon

Setiap orang pasti punya hobby masing-masing yang berbeda-beda, dari mulai olahraga, membaca, denger musik, maen game, atau ngemil. Dan hobby-ku baca komik, karena menurutku komik lebih menarik untuk dibaca dari pada novel dan buku-buku tebel. Coz kalo kita baca komik, kita ga usah susah-susah ngebayangin sosok pelakunya kaya gimana. Dalam komik tokoh-tokohnya sudah tergambar, terus rta-rata gambar tokohnya keren-keren. Kita jadi asyik bacanya. Apalagi bila jalan ceritanya menarik, misalnya cerita tentang love yang lagi trend di kalangan remaja. Atau tentang persahabatan.
Setau aku, komik yang sekarang lagi digandrungi adalah Naruto. Ga perempuan ga laki-laki pada hobby baca ini komik. Sampai-sampai di sekolah mereka sehari-hari kerjanya tuker pinjem komik Naruto berbagai macam volume, ngobrolin isi ceritanya yang dibaca maupun yang ditonton di televisi.
Apalagi temenku yang bernama Syifa, kayanya dia fans Naruto banget. Dari mulai pin, gambar-gambar di HP-nya berhubungan sama Naruto. Lagu-lagunya pun dia hapal. Bayangin, sampai segitunya dia gila sama Naruto.
Tapi aku lebih tertarik sama komik remaja. Orang yang seperti aku itu juga banyak banget. Biasanya mereka pada pinjem komik di tempat rental yang lokasinya deket sekolah. Kalo aku sih dari pada pinjem ke rental mending beli yang baru kale. Sebab, kalo beli sendiri kita bisa baca itu komik berkali-kali sesuka hati. Kalo nge-rental kan ada batas waktunya. Jadi lebih puas beli sendiri, sekalian buat koleksi, ya kan? Terus kalo dah selesai baca, kita bisa tuker pinjem sama temen dengan tak diburu-buru waktu.

September 5, 2007

Mau Renang atau Mau Mejeng?

Filed under: Selayang Pandang

swimming

Setiap bulannya di sekolahku diadakan acara renang. Seperti biasa kesempatan ini digunakan untuk bergaya, dari mulai pakaian, tatanan rambut, semuanya telah mereka persiapkan untuk mendapatkan gaya yang trend.
Untuk pergi ke kolah renang, para siswa menggunakan angkutan kota yang telah disewa. Anak-anak biasanya memilih teman terdekat untuk bisa bersama-sama satu angkot. Terkadang guru yang mengaturnya merasa pusing karena susah sekali mereka dikelompokkan sesuai keinginan guru.
Dalam perjalanan, biasanya anak-anak menceritakan pengalaman masing-masing waktu belajar di dalam kelas. Dan tidak jarang mereka menceritakan keburukan atau kelucuan teman-temannya. Sesampainya di kolam renang, para siswa segera bergegas ke ruang ganti untuk berganti pakaian dengan baju renang. Tidak sedikit dari mereka yang telah sampai di sana bukannya berganti pakaian tapi malah berjalan-jalan, cuci mata atau yang dikenal dengan mejeng. Biasanya mereka saling berkenalan dengan anak-anak dari sekolah lain.
Bagaimana dengan anak-anak yang ingin benar-benar berenang? Biasanya mereka berinisiatif menceburkan diri sambil menunggu gurunya datang. Setelah gurunya datang, mereka berkumpul di satu kolam yang kedalamannya kira-kira sebatas leher anak remaja, untuk mendapatkan pelajaran mengenai cara-cara berenang.
Setelah selesai berenang, kita segera bergegas ke kamar ganti, berganti baju. Biasanya dalam satu kamar diisi lebih dari satu orang, sehingga ruangan itu terasa lebih sempit. Karena jumlah kamar ganti lebih sedikit dari jumlah anak-anak yang berenang, sering kali kita diburu-buru oleh orang lain yang sudah tidak sabar ingin segera berganti pakaian.

Kemudian setelah berganti pakaian, biasanya kami (aku dan teman-teman) mengisi perut dengan berbagai macam jajanan. Lalu semua kembali menuju angkutan kota yang telah disewa tadi. Biasanya banyak anak-anak yang turun di tengah perjalanan, dan mampir di mall (Istana Plaza), sebagian lagi kembali ke sekolah untuk kemudian pulang ke rumah masing-masing.