Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ben de Groot

Dunia Kata

November 19, 2007

Ditest Bahasa Inggris

Filed under: Curhat

sop buah

Pada waktu pelajaran Bahasa Inggris, kami mendapat tugas speaking, yaitu membuat procedure (menerangkan cara-cara membuat makanan) menggunakan bahasa Inggris, dan dipraktekkan di depan teman-teman perkelompok. Kelompokku berencana membuat sandwich. Tapi kayanya step (langkah-langkah) dalam membuat makanan itu sedikit, sedangkan anggota kelompokku 6 orang. Akhirnya kami merencanakan membuat sop buah. Oleh guru Bahasa Inggris kami diberi waktu 2 minggu untuk latihan.
Sehari sebelum tampil kelompok kami malah baru nulis teks dan bahan-bahannya. Buah-buahan yang diperlukan kami pesan ke Nisa, coz rumahnya dekat dengan tukang buah. Barang-barang yang diperlukan juga rencananya Nisa yang sanggup bawa, karena Nisa punya barang-barang itu sepaket. Karena itu ya kami jadi tenang dong, sudah ada yang sanggup membawa semuanya. Jadi kami tinggal menghapal step-step-nya untuk tampil.
Pada pagi harinya kami menunggu Nisa yang sudah pasti membawa perlengkapan praktek. Tapi begitu Nisa datang, dia tidak membawa apa-apa seperti janjinya kemarin. Gimana kami tidak kaget, coba? Katanya tukang buah-buahannya sudah pindah jongko. Dia juga bilang bahwa barang-barang yang harus dia bawa itu hilang. Hari ini kita mempraktekkan apa kalau kejadiannya seperti ini?
Dari situ kami semua rariweuh teu puguh, kalau mau beli dulu ke pasar kayanya waktunya tidak akan cukup. Kalau mau ganti topik jadi praktek membuat sandwich, teksnya kan sudah diketik sama Lita tentang sop buah.
Akhirnya kami maksain pergi ke pasar walau waktunya sudah mepet. Cipleu-nya, kami jalan kaki. Tidak lama, sampai juga di pasar. Aduh…baunya pasar itu loh sampai bikin eneg, tapi…nggak apa-apa lah demi nilai Bahasa Inggris.
Setelah muter-muter di pasar, kami dapat apel 1 biji, mangga 1 biji, gula ½ kg, bonteng suri 1 biji, pir 1 biji, susu kental 1 kaleng.
Pulangnya kami naik angkot 3 orang dengan ongkos Rp 1500.- Dari depan sekolah kami lari-lari menuju kelas 9 B, takutnya Bu Tini sudah berada di kelas. Eh, perkiraan kami benar, utungnya pintu kelasnya belum ditutup. Begitu masuk kelas anak-anak sudah siap-siap maju ke depan. Kami berikan semua belanjaan itu pada anggota kelompok kami yang lainnya. Ternyata walaupun sudah beli bahannya kami belum tenang. Sekarang barang-barang sama esnya mana? Jadinya kami meminjam rantang, sendok, dan gelas ke tukang warung. Untuk tempat gulanya dan piring untuk buah-buahan kami meminjam wadah, bekas dipakai Dendi. Setelah nunggu beberapa saat, akhirnya kelompok kami dipanggil Ibu Tini untuk tampil ke depan. Duh, deg-degan. Tapi alhamdulillah semuanya lancar. Begitu selesai tampil kami diserbu anak-anak lainnya. Di bangkuku buah-buahan langsung hilang diserbu anak-anak itu. Padahal kami aja yang bikin sop buahnya belum nyoba gimana rasanya sop buah buatan kami itu. Duh bener-bener pengalamanku nu riweuh teu puguh.

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://dieny.blogsome.com/2007/11/19/ditest-bahasa-inggris/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.