Pada hari Jumat, 2 November 2007 di sekolahku tiba-tiba ada razia mendadak. Sejak Bu Utju (PKS kesiswaan) berjalan menuju kelas, anak-anak sudah cemas. Banyak yang merapikan bajunya. Paling riweuh anak-anak cowok, mereka merapikan rambutnya yang jabrig agar tidak kena razia. Bahkan banyak siswa yang meminta agar pintu kelasnya ditutup, supaya Bu Utju tidak masuk ke kelasnya. Ketika Bu Utju berjalan semakin mendekati kelas, sang Ketua Murid kelas 9 B malah lari keluar kelas diikuti oleh anak-anak cowok lainnya. Pada saat Bu Utju melihat keadaan kelas yang jumlah siswanya berkurang, dia marah kepada anak-anak yang berada di dalam kelas.
Kemudian Bu Utju mengeluarkan gunting dari dalam tasnya. Otomatis, anak-anak yang tersisa di dalam kelas merasa kaget. Pengguntingan rambut anak laki-laki pun dimulai. Yang pertama kena razia rambut bernama Anggi. Dilanjutkan dengan merazia anak-anak yang lainnya. Kemudian KM (Bachtiar) dan para pengikutnya kembali dari persembunyiannya dengan keadaan rambut mereka yang basah kuyup, karena disengaja basah biar terlihat lebih pendek. Tapi walaupun rambut mereka telah dibasahi, mereka tetap kena razia juga. Malah mendapat bonus berupa omelan dari Bu Utju. Katanya: “Mana bisa kalian belajar dalam keadaan rambut berkeringat seperti ini!” Padahal rambut mereka basah bukan karena keringat, tapi sengaja dibasahi air di tempat wudu depan mushola.
Akhirnya Bu Utju keluar kelas. Anak-anak pada kecewa atas tindakan beliau, apalagi anak laki-laki yang sudah susah-susah manjangin rambutnya. Sekarang kan lagi musimnya rambut berponi panjang. Tapi anak-anak perempuan malah ketawa, karena rambut teman-teman cowok itu jadi kelihatan aneh setelah digunting asal-asalan oleh Bu Utju (jadi torombol).
Nasib Rona lebih menyedihkan lagi. Dia kena razia sepatu, sebab dia memakai sepatu putih. Aturan sekolah, setiap siswa harus memakai sepatu hitam. Padahal Aris juga pakai sepatu putih tapi tidak kena razia, sebab waktu Bu Utju datang dia keburu kabur dari kelas. Terus Adela yang rambutnya disemir merah juga tidak kena razia, karena keburu kabur juga. Mungkin nasib kedua anak ini lagi bagus aja ya!